TEORI PRODUKSI

TEORI PRODUKSI

Dalam memenuhi kebutuhan para konsumen untuk barang dan jasa, maka faktor perlunya produsen menjadi sangat penting. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tujuan dari sebuah perusahaan adalah memaksimumkan keuntungan. Produsen akan melakukan kegiatan memproduksi sampai pada tingkat dimana keuntungan mencapai maksimum.
Keuntungan atau kerugian adalah perbedaan antara hasil penjualan dan biaya produksi. Keuntungan diperoleh apabila hasil penjualan melebihi biaya produksi. Sebaliknya kerugian akan didapat apabila hasil penjualan kurang dari biaya produksi

FUNGSI PRODUKSI
Faktor-faktor produksi dikenal juga dengan istillah input dan jumlah produksi selalu juga disebut output sehingga fungsi produksi selalu dinyatakan dalam rumus sebagai berikut:

Q = f ( K, L, R, T)
Dimana Q adalah output, K adalah jumlah stok modal, L adalah jumlah tenaga kerja, R adalah kekayaan alam, dan T adalah tingkat teknologi. Output sangat tergantung dari pada input, berapa banyak output yang ingin dihasilkan sangat tergantung dari input yang ada.
Hukum Hasil Lebih yang Semakin Berkurang (The Law of Diminishing Return)
Pertambahan input produksi hanya dilakukan pada satu faktor produksi sedangkan yang lainnya konstan maka output yang akan dihasilkan pada awalnya akan meingkat dan mencapai titik maksimum namun pada akhirnya akan menurun .

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TEORI PRODUKSI"